3 Platform yang Coba Runtuhkan Dominasi TikTok

Sejatinya, TikTok merupakan aplikasi video pendek yang dikembangkan oleh ByteDance, sebuah perusahaan asal Tiongkok. Dirilis pada September 2016, kini TikTok menjadi salah satu aplikasi terpopuler di iOS dan Android.

Belakangan, kehadiran TikTok dalam persaingan industri media sosial membuat platform-platform lain bak kebakaran jenggot. Bahkan banyak platform medsos yang ingin mengakuisisi TikTok, namun tidak berhasil.

Yang terbaru adalah Microsoft. Perusahaan asal AS tersebut belum lama ini dikabarkan ingin membeli TikTok seharga USD50 miliar atau sekitar Rp734 triliun. Namun ByteDance menolaknya.

Karena sadar mengakuisisi TikTok adalah hal yang sulit mendekati mustahil, terhitung ada tiga platform medsos yang membuat aplikasi mirip TikTok. Mereka membuat platform yang menyerupai TikTok untuk meruntuhkan dominasi aplikasi asal Tiongkok tersebut.

Ketiga platform tersebut adalah Facebook, Instagram, dan YouTube. Berikut adalah daftarnya.

1. Facebook Lasso

Sudah tahu TikTok akan menjadi sesuatu yang meledak sangat besar, Facebook pun “latah” membuat platform berbagi video pendek. Pada akhir 2018, Facebook membuat Lasso dengan tujuan merebut perhatian para remaja pengguna TikTok.

Namun kenyataannya, Lasso gagal bersaing dengan TikTok. Belum genap dua tahun, Facebook pun akhirnya menutup Lasso pada 10 Juli lalu.

2. Instagram Reels

Pada Agustus lalu, Instagram meluncurkan Reels, sebuah fitur yang memungkinkan penggunanya membuat video pendek yang digabungkan dengan musik pilihan dan kemudian dibagikan. Ya, fitur yang sangat mirip dengan TikTok.

Namun dilansir dari The Verge, fitur ini baru tersedia di sekitar 50 negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris Raya, Jepang dan Australia. Dari pantauan, Reels belum tersedia di Indonesia.

3. YouTube Shorts

Rupanya platform berbagi video YouTube pun ingin meniru TikTok. Pada pekan ini, YouTube meluncurkan Shorts, fitur video pendek yang versi early beta-nya sudah bisa dinikmati pengguna Android di India.

Saking niatnya, YouTube dikabarkan sudah bekerja sama dengan label musik hingga musisi ternama demi menghadirkan 100.000 lagu pada Shorts.

Nah, itulah 3 media sosial yang meniru dan membuat platform serupa TikTok. Kecuali Facebook Lasso yang sudah ditutup, bisakah mereka meruntuhkan keperkasaan TikTok?

Related Posts