5 Cara Perkuat Personal Brand di Medsos

Kata ‘brand’ saat ini tidak hanya mengacu kepada suatu perusahaan saja, melainkan setiap individu memiliki ‘brand pribadi’ untuk diri sendiri atau biasa disebut sebagai personal brand. Setiap orang memiliki ciri serta karakter yang berbeda satu sama lain, lantas bagaimana cara membedakannya? Dalam memperoleh suatu pekerjaan, apa yang dapat membuat perusahaan harus memilih kita dibanding kandidat lainnya? Di sini pentingnya personal branding.

Di media sosial (medsos) adalah cara yang paling mudah untuk mencari tahu tentang seseorang, lewat profil medsosnya bisa terlihat bagaimana karakter orang tersebut. Apakah seseorang yang suka dengan hal yang informatif (sering membagikan informasi), suka dengan humor atau komedi, pemerhati masalah politik, atau bahkan sering turut serta menyebarkan berita hoaks.

Sudahkah kamu membangun personal brand yang baik di medsosmu? Berikut ini adalah cara untuk memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan personal brand-mu.

  1. Mulai dengan audit

Sebelum mulai menyusun strategi untuk membangun personal brand, ada baiknya kita untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang bagaimana ‘brand’ kita saat ini. Coba tulis nama kita dalam kolom pencarian Google, lalu lihat apa saja yang muncul pada halaman pertama. Biasanya yang berada pada urutan teratas adalah akun-akun medsosmu. Maka dari itu, gunakanlah nama asli pada semua akun medsosmu.

 

  1. Tentukan tujuan dan jadi diri sendiri

Untuk mengetahui apa yang benar-benar kita inginkan memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ingin terlihat seperti apa nantinya, yang paling utama adalah menjadi diri sendiri. Orisinalitas adalah kunci utama bagi personal brand. Inti dari personal brand adalah apa bagian yang kita suka dan tidak suka, tidak bergantung dengan orang lain. Tentukan tujuan yang ingin dicapai, baik dalam kehidupan pribadi maupun karier. Setelah mengetahui tujuannya, saatnya untuk mengembangkan cara untuk memperolehnya.

 

  1. Mengatur posisi

Personal brand merupakan aset yang bisa menjadi paling berharga bagi kita nantinya, berkaitan dengan pekerjaan, bisnis dan sebagainya. Pastikan bahwa kita sudah menemukan brand yang sesuai dengan yang kita inginkan, misal menjadi seorang penulis, desain grafis, entrepreneur dan sebagainya. Sebagai contoh, jika kita melakukan branding diri kita sebagai seorang pengamat media sosial (medsos), membahas mengenai apa saja yang berkaitan dengan medsos, membuat penelitian tentang karakter pengguna medsos, menulis artikel tentang yang sedang ramai diperbincangkan dan sebagainya yang berkaitan dengan dunia medsos. Maka secara tidak langsung, orang akan menilai kita sebagai seorang pengamat medsos. Tinggal memperbanyak pengalaman dan memperdalam ilmu serta skill yang telah dimiliki. Semakin banyak ‘jam terbang’ kita, semakin bagus pula brand yang kita miliki.

 

  1. Maksimalkan medsos

Membangun personal brand melalui medsos merupakan cara yang paling banyak digunakan di era digital seperti saat ini. Penilaian terhadap seseorang juga bisa dilihat dari perilakunya di medsos. Agar dapat membangun personal brand yang baik di medsos, diperlukan pembaharuan profil media sosial secara berkala, selalu update informasi terbaru tentang skill-mu.

Sebaiknya menggunakan nama yang sama untuk setiap akun medsos agar orang lain dengan mudah mengenali dan segala informasi tentangmu lebih mudah ditemui. Melalui akun medsos pribadi, kita bisa membangun personal brand dengan cara mengunggah karya kita. Hampir semua medsos bisa digunakan untuk mempromosikan brand kita, tinggal disesuaikan saja. Misal kita suka menulis, kita bisa mengunggah tulisan kita di Facebook serta Twitter. Atau bagi yang menyukai fotografi maupun desain, bisa mengunggah hasil karyanya pada Instagram, Google+ dan Tumblr.

 

  1. Kumpulkan portofolio

Kalian suka menulis? Entah itu di blog pribadi atau menjadi penulis lepas? Semakin banyak karya yang kita hasilkan maka semakin baik untuk personal brand kita. Pernah dengar jejak digital? Jejak digital adalah semua rekaman interaksi yang dilakukan dengan dunia digital dan data-data yang tertinggal. Untuk memperoleh branding yang baik, tinggalkanlah jejak digital yang baik pula. Jadi saat seseorang menuliskan nama kita di kolom pencarian Google, yang keluar adalah hasil karya kita dan nantinya akan memperkuat personal brand yang telah kita bangun.

Membangun personal brand memang memerlukan waktu, tidak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Akan tetapi, jika dibangun dengan benar dan sungguh-sungguh, ini akan sangat bermanfaat untuk diri kita nantinya. Karena saat ini era digital, segala informasi dapat diperoleh dengan begitu mudahnya. Lalu, apakah kalian sudah memiliki personal brand? Tunggu apa lagi? Inilah saatnya untuk kalian membangun personal brand.

Sumber

https://www.socialmediatoday.com/news/6-tips-to-strengthen-your-personal-brand-in-2018/514729/

http://arryrahmawan.net/tips-dalam-membangun-personal-branding/

https://www.cermati.com/artikel/5-tips-untuk-membangun-personal-branding-di-sosial-media

 

Related Posts