5 Poin Penting Hasil Gelaran Google for Indonesia 2020

Gelaran tahunan yang selalu digagas Google, yakni Google for Indonesia kembali digelar tahun ini, Rabu (18/11). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Google for Indonesia 2020 dilaksanakan secara virtual karena terhalang pandemi.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam gelaran ini Google membuat sejumlah pengumuman penting. Acara ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan, Bogor. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyinggung soal pandemi yang kita hadapi sekarang.

Presiden Jokowi berpesan agar kita tidak hanya meratapi krisis yang kita hadapi saat ini. Menurutnya, bangsa Indonesia harus bisa memanfaatkan untuk melakukan transformasi besar-besaran untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan. Salah satu momentum yang bisa kita manfaatkan adalah percepatan pengembangan ekonomi digital, karena beliau merasa potensi pasar digital Indonesia tumbuh sangat menjanjikan.

Ada 5 (lima) poin penting yang Tim Politwika catat disinggung di acara Google for Indonesia 2020, dan hampir keseluruhan adalah gagasan untuk menghadapi pandemi yang dihadapi masyarakat Indonesia hampir satu tahun ke belakang. Berikut adalah rangkumannya.

  1. Kormo Jobs, dari Google untuk Indonesia

Seperti yang sudah diketahui, Google meluncurkan aplikasi Kormo Jobs sejak awal 2020. Dalam acara Google for Indonesia 2020, mereka melakukan beberapa pemutakhiran sebagai platform yang mempertemukan pencari pekerjaan dengan perusahaan yang membutuhkan.

Selain itu, untuk menekan angka pengangguran di kalangan anak muda Indonesia, Google menghibahkan US$ 1 juta atau setara dengan Rp 14 Miliar. Upaya ini dilakukan guna mendukung kebutuhan pencari kerja saat ini dan menekan tingkat pengangguran di Indonesia.

  1. Google Hibahkan Rp 141 Milliar untuk UMKM

Bersama organisasi nonprofit global yang bergerak di sektor keuangan inklusif bernama Kiva, Google menghibahkan dana sebesar US$10 juta atau setara Rp 141 miliar untuk mendukung UMKM Indonesia. Selain itu, bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf), Google meluncurkan Gapura Digital untuk Wonderful Indonesia. Ini merupakan pelatihan bagi UMKM sektor pariwisata tanpa dipungut biaya.

  1. Bersama AJI, Google Berkomitmen Perangi Hoaks

 

Banyaknya hoaks yang beredar di media sosial maupun media massa menjadi perhatian sendiri bagi Google. Untuk memerangi kabar bohong, Google menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan mengadakan berbagai program serta pelatihan untuk menjaga kualitas jurnalisme, juga menopang industri media dalam masa penuh ketidakpastian.

  1. Mendukung Penuh PJJ dengan G Suite for Education

Google ingin turut serta menyukseskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)  yang kini mau tidak mau dilakukan karena efek dari pandemi Covid-19. Untuk itu, Google terus berupaya mendukung guru, orang tua, serta siswa untuk bangkit dan maju sama-sama melalui beragam program/produk edukasi, seperti G Suite for Education.

  1. Bangkit, hasil Kerja Sama Google dengan Empat Stakeholder

Google meluncurkan Bangkit, salah satu program akademi karier teknis yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Bangkit ditujukan membantu mahasiswa bisa menghadapi ekonomi digital dan diberikan kepada 3000 mahasiswa terpilih. Berminat ikut program Bangkit? Segera daftarkan dirimu di sini.

Related Posts