5 Trik Ampuh Hindari Cyberbully

politwika hindari cyberbully

Sudah bukan rahasia umum jika media sosial merupakan sarana berbagi, mengemukakan pendapat, dan berdiskusi dengan orang lain di dunia maya. Para pengguna medsos juga memiliki kebebasan mengeluarkan komentar terkait apa yang dilihatnya di dunia maya.

Medsos juga tidak terlepas dari segala hal yang dinamakan kritik dan bullying. Dalam media sosial, bullying dinamakan cyberbullying karena bully tersebut dilakukan menggunakan internet (dunia maya). Namun belum banyak yang mengetahui perbedaan antara kritik dengan cyberbullying.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kritik adalah kecaman atau tanggapan yang disertai uraian dan pertimbangan baik dan buruk dalam suatu hasil karta, pendapat, dan sebagainya. Dalam hal ini, kritik dikeluarkan oleh orang lain untuk merespon komentar atau perbuatan yang sudah kalian lakukan. Biasanya orang-orang memberikan kritik dengan upaya memberi masukan untuk memecahkan suatu masalah.

Berbeda dengan kritik, cyberbullying merupakan masalah yang sangat serius yang ada di media sosial. Cyberbullying tidak memiliki niat untuk memberikan solusi dan masukan layaknya kritik. Orang-orang yang melakukan cyberbully biasanya menyerang seseorang/kelompok dengan tujuan negatif, yakni menjatuhkan. Yang lebih parah, ada di antara mereka yang menggunakan kata-kata kasar dan melecehkan.

Berikut ini kami berikan tips untuk terhindar dari cyberbullying:

[custom_heading center=”true”]1. Jangan merespon[/custom_heading]
Jika ada seseorang membully di medsos, yang harus kalian lakukan hanyalah bersikap biasa saja dengan apa yang diucapkan si pembully. Jika kalian tetap merespon, pelaku bully akan tetap mengganggu kalian.

[custom_heading center=”true”]2. Jangan membalas![/custom_heading]
Jika kalian dibully, kalian tidak perlu membalasnya dengan cara membully balik si pelaku. Hal itu hanya akan menunjukkan bahwa kalian sama dengan pelaku bully tersebut.

[custom_heading center=”true”]3. Blok si pembully[/custom_heading]
Kalian dibully terus menerus oleh seseorang di media sosial? Cara yang paling mudah adalah dengan memblok akun si pembully. Dengan begitu, kalian tidak akan dibully oleh orang tersebut.

[custom_heading center=”true”]4. Curhat dengan orang yang lebih dewasa[/custom_heading]
Jika ada salah satu teman yang membully di medsos, coba ceritakan hal tersebut kepada orang tua atau kakak kalian. Biasanya mereka akan menawarkan solusi yang bijak dan dapat diterima karena merekalah yang paling mengetahui kalian. Jika tidak bisa, berceritalah pada Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah.

[custom_heading center=”true”]5. Simpan bukti bullying[/custom_heading]
Kini sudah ada Undang-Undang yang melindungi korban cyberbullying. UU tersebut tercantum dalam Bab XVI mengenai penghinaan, yakni Pasal 310 ayat (2). Jika ada yang membully kalian, simpan bukti tersebut, laporkan, dan jika permohonan kalian dikabulkan, pembully akan dipenjara paling lama satu tahun empat bulan.

Related Posts