@FebryMeuthia: “Media Sosial itu Seperti Pasar”

febri-mBola, musik, jalan-jalan. Tiga kata itulah yang sangat mewakili seorang Fabolous Mommy, Febry Meuthia. Ya, tamu kita yang ngetop dengan akun yang sama persis dengan namanya ini, @FebryMeuthia, bisa dikatakan identik dengan tiga bidang tadi. Ngga heran kalau linimassa ibu dari seorang anak lanang ini cukup ramai. Maklum, Febry memang sudah malang melintang di dunia olah raga dan musik. Kalau jalan-jalan sudah jadi hobi yang kini bisa lebih dinikmati karena Febry juga sukses sebagai endorser.

Berkat kicauannya yang sangat berwarna dan gaul abis, follower Febry sudah membengkak sampai 198 ribu. Wow banget ya buat ukuran “emak-emak”. Ya, wanita yang belum lama berhijab ini memang dikenal sangat gaul di media sosial, khususnya Twitter. Walau Febry punya akun Instagram, Facebook, dan Path, tetap Twitter lah yang paling dia suka. “Iya. Paling aktif di Twitter. Kaena Twitter emang paling ramai. Tidak dibatasi oleh aproval seperti pertemanan di Path & Facebook,” ujarnya.

Karena ramai, bully mem-bully pun marak terjadi di Twitter. Apalagi Febry adalah fans berat Manchester United (MU). Tahu sendiri dong, urusan sepak bola di Twitter ngga pernah ada sepinya. Setiap kali MU digunduli lawan, langsung fans lawan mem-bully habis fans MU. Juga sebaliknya. Febry pun mengaku sering diserang dengan ledekan.

“Kalau bully soal sepakbola atau olahraga pada umumnya sih relatif aman ya. Artinya kalau ngga dibawa berat sih lucu-lucu aja Maksudku “lukanya” ngga sedalam soal politik atau agama,” Febry mengomentari. “Kalau pas kalah, terus di-bully aku mah ikut arus aja, kadang-kadang sok nantangin, biar seru.”

Selain soal bola yang memang digilai sejak kecil, linimassa Febry sering diwarnai dengan info-info yang berkaitan musik. Asal tahu aja, istri dari Anto ini memang pernah jadi konseptor acara musik di TV. Jadi ya koneksinya dengan para musisi masih terus berjalan sampai sekarang. Aktivitas Febry yang kini menjadi endorser di medsos alias buzzer masih terkait juga dengan dunia musik.

Selayaknya seorang wanita dewasa yang aktif di Twitter, Febry pun sering jadi korban keisengan sejumlah akun ajaib. “Fiuh! Sering! Ada yang terang-terangan pake avatar genital. Ada yang avatarnya normal tapi twitnya menjijikkan. Aku sih biasa langsung Report As Spam yang begini,” ungkap Febry soal pengalaman ajaibnya. Untungnya belum ada yang modus buat melakukan hal aneh-aneh. Bisa jadi takut dicuci bersih oleh perempuan yang dikenal sebagai emak-emak galak ini.

Menurut Febry, baik cewek dan cowok kalau sudah di Twitter level kebawelannya sama, minimal akun-akun yang dia follow. Sejauh ini dia ngga terlalu membedakan gender kalau sudah di medsos. Tapi Febry ada advis oke nih buat para perempuan yang sudah nikah dan punya anak. “Twitter dan juga kanal media sosial lain bisa jadi kesempatan bisnis. Bisa online shop, endorsment dan seperti aku, buzzer untuk beberapa kampanye,” ujarnya. Dengan begitu, medsos ngga sekadar jadi ajang galau, curhat dan gaul belaka, tapi bisa jadi ajang bisnis. Lumayan kan, selain bisa menambah kocek juga bikin kita makin eksis dan memperluas pergaulan serta wawasan.

Tapi yang namanya cewek tetap wajib waspada dengan para predator cyber. Jangan sampai tujuan utama untuk berbisnis dan memperluas networking di medsos justru berujung jadi petaka. Yang jelas, “Cewek harus punya sikap. Harus bisa nunjukin mudah bergaul bukan berarti murahan,” tegas Febry yang memang sangat tegas bersikap selama bergaul di medsos.

“Harus ingat bahwa medsos ini seperti pasar, kita bisa ketemu banyak sekali orang dengan macam-macam karakter dan tujuan, jadi jangan terlalu gampang percaya,” pesannya wanti-wanti ke para wanita yang aktif di medsos. Ya, medsos seperti pasar, yang sebenarnya jika kita jeli bisa dimanfaatkan untuk bisnis, networking, menambah wawasan. Namun jika tak waspada, juga bisa kecopetan. Advis yang oke banget tuh dari Febry.***

Related Posts