Mengulik Kraton Jogja & Medsos Bersama @GKRHayu

gkrhayu

Politwika selalu menghadirkan #TamuKita dari berbagai macam kalangan. Dari penulis, wartawan, pendakwah atau pemain musik. Kali ini, Politwika ingin menyajikan sosok #TamuKita yang berbeda dari sebelumnya. Dia bukan seorang selebtwit, sedikit juga yang mengenal di Twitter. Kira-kira siapa dia?

Dia adalah Gusti Kanjeng Ratu Hayu (@GKRHayu). Loh, namanya ada gelar “Gusti Kanjeng Ratu”, siapa dia? Keturunan Kraton Jogja? @GKRHayu ini memang adalah salah satu putri dari Sultan Hamengkubuwono X. Seseorang yang menurut kami adalah “juru bicara” Kraton Jogja di media sosial. Kami pun membahas bagaimana pandangan-pandangan Kraton Jogja terhadap kehadiran media sosial.

“Menurut saya kehadiran media sosial sangat bermanfaat karena ini merupakan kesempatan Kraton untuk berbagi tentang budaya2 Kraton yang ada dari first person point of view langsung secara global. Tanpa terpengaruh kepentingan dari pihak-pihak eksternal.”

Jika ada yang berpendapat Kraton Jogja tidak mungkin tersentuh dengan media sosial, jawaban @GKRHayu menghancurkan persepsi tersebut. Bahkan Kraton Jogja juga memiliki divisi IT yang salah satunya menangani media sosial. Divisi tersebut bernama Tepas Tanda Yekti dan @GKRHayu adalah penanggung jawabnya (Penghageng Tepas).

Kraton Jogja pun memiliki beberapa media sosial yang bisa kalian raih, seperti @KratonWedding, @ParentahHageng atau @KratonJogja_. Selain akun Twitter, Kraton Jogja juga memiliki akun di Instagram (@KratonJogja_) dan FB Page.

@GKRHayu sebagai penanggung jawab divisi tersebut juga tidak main-main dalam memilih topik yang dibahas. Dia melakukan pengecekan berulang-ulang. Hal ini dikarenakan konten tersebut akan menjadi rujukan resmi dari Kraton Jogja. Sehingga nanti bisa dipelajari dan digunakan oleh masyarakat.

“Riset pun saya minta dobel dan triple check, karena suara di media sosial kami nanti adalah rujukan resmi. Saya harap bisa dikutip para guru untuk mengajar para murid, bisa jadi kutipan para mahasiswa dalam menyusun tesis, jadi kita nyusun konten dibelakang layar juga ekstra hati2”

Rasanya kurang jika tidak menanyakan bagaimana kondisi putri Kraton Jogja yang aktif di media sosial. Kami pun menanyakan suka duka @GKRHayu ketika bermain media sosial.

“Iseng dan caci maki mah banyak banget. Inbox FB page saya suka kebanjiran request, dari yang minta tolong dan minta duit. Dari komen pun suka banyak yang asal komen dan mancing perkara”

Dari banyaknya tanggapan terhadap kehadiran @GKRHayu di media sosial. Beliau tidak terlalu menanggapinya dengan serius. Walaupun beberapa kali @GKRHayu terlibat dalam sebuah diskusi yang panas.

“Kualitas orang itu keliatan dari omongan/tulisannya. Kalau emang mancing2 atau sengaja komen absurd kan mencerminkan kualitas dia sebagai manusia. Kalau kita nanggepin secara panas juga akhirnya turun ke level dia.”

@GKRHayu pun memberikan kritiknya terhadap netizen agar lebih berhati-hati. Jangan terlalu cepat membagikan sebuah informasi yang belum tentu benar. Karena hal tersebut tidak hanya merugikan dirinya tetapi juga orang-orang.

Related Posts