5 Tips Agar Akun Medsosmu Tak Dibajak

5 tips agar akun ga dibajakIngat kasus akun Lippo Puri Mall yang di-bully habis-habisan akibat menghina pelanggannya pada Januari silam? Pihak Lippo Mall mengklaim bahwa akunnya dibajak orang tak bertanggungjawab. Terlepas dari benar tidaknya akun itu dibajak, yang jelas kasus pembajakan akun media sosial memang sudah cukup marak. Ada yang akunnya disusupi virus, bot, spam, sehingga memosting pesan yang tidak pernah dilakukan pemiliknya.

Bagaimana agar akun media sosialmu terhindar dari pembajakan? Nih, ada 5 tips jitu:

  • Hindari password yang mudah ditebak

SplashData merilis bahwa password yang paling banyak dipakai pada 2015 adalah “123456,” “password,” dan “12345678”. Jika kamu memakai password sejenis itu, maka dengan mudah akunmu akan diretas. Hindari juga memakai tanggal lahir sebagai password, sebab banyak orang bisa menebaknya. Gunakan variasi angka dan huruf agar passwordmu tak mudah dibobol.

  • Rajinlah ganti password

Rutinlah mengganti password, bisa seminggu atau sebulan sekali. Mengubah password sama saja dengan menambahkan lapisan keamanan. Para peretas biasanya melacak password secara berkala. Dengan mengganti-ganti password, berarti kamu selangkah lebih maju dari mereka. Mengubah password juga menghindari bocornya password-mu ke tangan pihak lain yang sudah sempat mengetahui password-mu yang sebelumnya.

  • Hati-hati berbagi password

Ada saatnya kamu harus berbagi password dengan orang lain, terutama jika menyangkut akun yang dikelola bersama. Kebiasaan berbagi password ini harus diwaspadai. Kadang kita ceroboh membagikan password ke pihak lain yang sebenarnya tak berhubungan dengan pekerjaan. Pastikan bahwa password akun media sosial itu hanya dibagi ke pihak-pihak yang memang kompeten dan bisa dipercaya.

  • Jangan mudah mengklik link

Banyak akun media sosial yang diretas dengan teknik phishing. Sering menerima pesan untuk mengklik link tertentu? Itulah salah satu trik phishing. Link itu jika diklik akan membawamu ke web yang berbahaya, menyedot informasi penting, dan menyusupkan bot, spam, atau virus ke akunmu. Jangan mudah terkecoh untuk mengklik link itu, terlebih jika pesannya sangat menggoda.

  • Waspada online di WiFi publik

Senang menikmati WiFi gratis? Waspadalah, sebab para peretas juga memanfaatkan jaringan terbuka itu untuk membobol keamanan. Sinyal WiFi kerap digunakan peretas untuk membajak data. Selalu log out setelah mengakses akun-akun media sosial dari jaringan WiFi publik, agar para peretas tidak bisa ikut mengakses akunmu

Related Posts