Aplikasi Pemantau Kadar Polusi Terbaik

Kualitas udara atau Air Quality Index yang dilansir melalui situs resmi airvisual.com pada Kota Jakarta sudah mencapai angka 189 AQI US pada pukul 08:00 WIB, per tanggal 29 Juli 2019, kemarin. Tingginya angka tersebut bukan merupakan suatu pencapaian yang baik, sebab hal tersebut menunjukkan betapa banyaknya kadar polusi di udara Ibu Kota.

Air Quality Index mengukur tingkat keparahan polusi udara melalui kandungan dari enam jenis polutan utama, yakni PM 2.5, PM 10, Ozon, Nitrogen Dioksida, Sulfur Dioksida, dan Karbon Monoksida. Keenam jenis polutan tersebut memadati udara yang dihirup setiap waktunya oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Dan, jangan bersedih, sebab polutan dan kawan-kawannya berhasil menempatkan Jakarta sebagai kota nomor satu dengan tingkat polusi terburuk di dunia. Selamat!

Lalu, bagaimana langkah awal yang harus kita lakukan untuk benar-benar membuat Kota Jakarta menjadi selamat? Sederhana, jawabannya ada dalam genggaman kita semua. Ya, benda ini tidak akan menjadi smartphone, bila tidak benar-benar pintar.

Langkah awal untuk turut serta memerangi polusi udara ini adalah dengan membangun kesadaran yang tinggi akan kerusakan lingkungan di sekitar kita. Beberapa aplikasi seluler berikut, mungkin tak dapat menghilangkan polutan yang telah kita hadirkan di tengah-tengah kota. Namun, aplikasi tersebut dapat menyadarkan kita bahwa lingkungan ini sudah benar-benar rusak, dan kita harus mengumpulkan niat untuk membuat dunia yang lebih baik lagi.

1. AirVisual

Sumber: airvisual.com

Aplikasi ini paling favorit di tengah-tengah kerusakan lingkungan yang sedang happening saat ini. Berbagai artikel merekomendasikannya sebagai aplikasi perkiraan kualitas udara terpopuler, sebab ia mampu mendeteksi lebih dari 10.000 kota yang ada di dunia.

Tidak hanya mendeteksi kualitas udara selama tujuh hari kedepan, terdapat ragam informasi mengenai terkait kesehatan, seperti risiko penyakit, tips menghindari dampak dari polusi, berita tentang polusi, serta alarm pemberitahuan ketika terjadi perubahan kualitas udara.

Sumber: airvisual.com

Penawaran lain yang diberikan oleh AirVisual, yakni Air Quality Monitor dan Pollution Mask. Air Quality Monitor merupakan monitor pribadi untuk memantau AQI di area rumah, sementara Pollution Mask merupakan masker polusi berteknologi yang dapat menyaring polutan dengan partikel yang sangat kecil.

2. Plume

Sumber: Tangkapan Layar

Aplikasi ini adalah alternatif pilihan pertama untuk memantau kualitas udara. Plume pun mampu mendeteksi kabut asap pada ribuan kota di seluruh dunia. Fitur yang ditawarkan hampir sama dengan AirVisual, namun perbedaan besarnya ia dirancang seperti “asisten pribadi”.

Plume dibuat untuk menyesuaikan aktivitas paling cocok untukmu jika berada di luar ruangan, ia akan membandingkannya dengan kadar udara yang paling sesuai. Misalnya, ketika kamu ingin bersepeda ia akan memberitahu waktu terbaik untuk melakukan aktivitas tersebut.

3. Sh**t! I Smoke

Sumber: Tangkapan Layar

Nama aplikasi ini paling nyeleneh di antara dua aplikasi sebelumnya, namun alih-alih mengukur kualitas udara dengan angka, ia menyetarakan rokok sebagai ukuran kadar polusi yang kita hirup. Meskipun demikian, aplikasi ini tetap meletakkan angka-angka untuk details kandungan polutan yang terdapat dalam suatu kota.

Aplikasi ini sepertinya cocok untuk netizen Ibu Kota dan sekitarnya, terutama bagi yang perokok. Desain yang sangat santai, ditambah sentuhan animasi asap pada bagian kanan layar gawai.

Nah, itulah tiga aplikasi terbaik untuk smartphone-mu versi Politwika. Perkiraan AQI untuk Kota Jakarta dalam beberapa hari ke depan masih dalam kadar polusi yang sangat tidak sehat, yuk bangun kesadaran akan kerusakan lingkungan saat ini. Bila lingkunganmu sehat, kelak tubuh, pikiran, dan hatimu pasti turut merasakan kebaikan juga loh. Sampai jumpa di artikel berikutnya!