Beberapa Perubahan Sistem Algoritma Pada Instagram

Belum lama ini jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan perubahan algoritma Instagram. Hal ini dikarenakan mengubah algoritmanya hampir mirip dengan Facebook. Unggahan yang akan ditampilkan di timeline kita adalah yang berasal dari orang-orang terdekat dan profil yang paling sering kamu kunjungi.

Tahukah kamu tentang bagaimana cara kerja algoritma Instagram dan perubahannya saat ini? Lalu apa saja yang dapat mengakali algoritma Instagram tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

Algoritma

Saat kamu mengunggah sesuatu di Instagram, unggahanmu hanya dapat dilihat oleh maksimal 10% dari followers-mu, apabila dari 10% memberikan respon berupa like atau comment, maka itu akan memungkinkan unggahanmu dapat dilihat oleh 90% lainnya. Sebelumnya, apabila kamu masuk ke Instagram maka akan melihat unggahan terbaru.

Ada beberapa faktor penentu dalam algoritma Instagram yang baru, di antaranya adalah

  1. Engagement

Apabila ingin mendapat engagement yang tinggi, maka harus ada respon komentar dalam waktu 60 menit setelah kamu mengunggah foto maupun video. Apabila lebih dari itu, engagement dari unggahanmu akan turun dan akan semakin tenggelam dari feed. Cobalah untuk memberi komentar yang minimal terdiri dari 4 kata atau lebih, agar menandakan adanya interaksi di unggahanmu. Komentar seperti “nice”, “good” atau hanya menggunakan emoji secara berlebihan dapat dikenali sebagai spam oleh sistem algoritma yang baru.

  1. Caption dan Hashtag

Salah satu cara untuk meningkatkan engagement adalah dengan menulis caption yang menarik. Biasanya Instagram yang digunakan untuk berbisnis, tak lupa menggunakan hashtag untuk dapat menggaet pelanggan. Dengan menggunakan hashtag dan caption dapat meningkatkan engagement. Intinya adalah unggahan dengan respon yang banyak memiliki peluang untuk tetap muncul pada timeline Instagram.

  1. Relevansi

Dengan algoritmanya yang baru, Instagram akan menyesuaikan unggahan yang muncul pada timeline pengguna, yakni yang sesuai dengan ketertarikan mereka. Semakin kamu tertarik dengan konten tertentu, seperti video-video tentang kuliner atau quotes, maka itulah yang akan sering pada timeline Instagram-mu.

  1. Relationships atau Hubungan

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, bahwa algoritma Instagram yang baru ini hampir mirip dengan Facebook. Unggahan yang akan sering ditampilkan adalah dari orang-orang terdekat, bisa teman dekat, keluarga atau berdasarkan dari akun yang sering berinteraksi dengan akunmu. Interaksi yang dimaksud adalah melalui like, comment maupun direct message.

  1. Time Spent

Masih terinspirasi dari platform Facebook, Instagram akan melihat seberapa sering seseorang mengabiskan waktu lebih banyak terhadap suatu unggahan atau akun. Ini menandakan bahwa akun atau konten tersebut sesuai atau relevan dengan mereka.

Meskipun bisa terbilang cukup rumit dari sebelumnya dan sedikit kurang menguntungkan bagi beberapa pihak, namun dengan pembaharuan ini dapat digunakan oleh pengguna, khususnya pebisnis untuk meningkatkan konten yang lebih berkualitas untuk mendapat lebih banyak followers dan engagement tentunya. Bagaimana? Sudah sedikit tercerahkan tentang algoritma Instagram yang baru?

*Dikutip dari berbagai sumber

Related Posts