@enda : Jangan Berhenti, Terus Menggali Ilmu!

enda

Ada yang beda di hari Jumat ini, karena selebtwit yang akan kita bahas sekarang bukanlah selebtwit biasa. Bagaimana tidak, ia kental dengan julukan Bapak blogger Indonesia, pelopor awal para blogger di Indonesia dan belakangan ia sedang mengembangkan sebuah platform media sosial spesial yang awalnya diciptakan untuk para buruh migran Indonesia yang baru resmi diluncurkan pada 13 Agustus 2015 lalu yaitu Sebangsa. Dengan beragam fitur khas Indonesia, Sebangsa ini disebut-sebut sebagai jagoan media sosial dari Indonesia loh. Meski baru diluncurkan Sebangsa bisa banget bersaing dengan platform media sosial lainnya.

Di Twitter sendiri, Enda sudah memiliki pengikut sekitar 178.000. Dan ia juga aktif menggunakan berbagai platform media sosial lain seperti Facebook, Path, Instagram, LinkedIn, Swarm/Foursquare dan Sebangsa tentunya. Dalam wawancara yang tim Politwika lakukan melalui surel, Enda menceritakan banyak hal tentang media sosial.

“Ada dampak baik dan dampak buruk yang dapat kita rasakan melalui media sosial, manfaat terbesarnya adalah arus informasi menjadi deras, kita bisa tahu tentang apa saja, kapan saja, informasi ada di ujung jari kita,” ungkapnya.

Sebagai salah satu anak bangsa yang kreatif dan produktif hingga melahirkan Sebangsa, Enda juga bercerita mengenai alasannya mengapa ia tertarik untuk menciptakan platform media sosial khas Indonesia itu. Pertama, ia mengungkapkan bahwa meski banyak di Indonesia yang menggunakan media sosial, banyak juga yang belum menggunakannya. Kedua, ia ingin agar orang Indonesia tidak terus-menerus menjadi pengguna dan yang ketiga karena media sosial dan teknologi mobile dapat menjadi jawaban dari permasalahan yang muncul di Indonesia, seperti layanan publik.

Selain itu, Enda juga mengaku banyak sekali manfaat yang ia dapatkan dari menciptakan platform media sosial khas Indonesia itu, salah satunya bagi dirinya dan tim, mereka dapat berkreasi membuat sebuah layanan dan produk yang mudah-mudahan akan digunakan oleh banyak orang. “Semoga bagi para pengguna juga mudah-mudahan Sebangsa dapat menjadi sebuah alternatif media sosial yang disukai oleh masyarakat Indonesia.”

Dalam menciptakan sesuatu tidak mungkin semuanya berjalan mulus-mulus saja, begitu pula dengan sebangsa. Enda pun turut menceritakan hambatan dan tantangannya dalam menciptakan Sebangsa, salah satunya dari sisi teknis yang terus menerus harus diperbaiki dan desain agar disukai oleh pengguna hingga sisi marketing agar promosi Sebangsa tepat dan efektif.

Dahulu, Enda ini juga dikenal dalam pengembangan proyek Saling Silang dan Politikana yang sama-sama kita ketahui telah ditutup. Tentunya Enda tak menginginkan Sebangsa bernasib sama dengan proyek-proyek sebelumnya. “Ya namanya manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan. Tentunya setiap proyek tidak ada yang direncanakan untuk ditutup, begitu juga Sebangsa,” ungkapnya.

Yang jelas, banyak antusiasme positif dari orang-orang yang telah mengetahui keberadaan Sebangsa ini. Masa iya sih Indonesia nggak bisa nyetak generasi kayak Mark Zuckerberg atau Jack Dorsey? Mungkin Enda Nasution adalah jawabannya.

Nah, ada pesan nih dari Enda Nasution untuk Politwika readers sekalian, “Jangan berhenti untuk terus menggali ilmu.” Gimana udah terinspirasi oleh kreatifnya Enda Nasution?

Related Posts

  • Vpie ♀ MahaDhifa™

    bapak blogger indonesia? jadi pengen belajar dan pengen tau tentang blogger untuk dijadikan bisnis. sekali^ bikin video wawancara donk ke doi ^^