Hip-Hop dan Media Sosial (Part 1)

Perkembangan internet pada tahun 2000-an telah memberikan dampak yang signifikan untuk banyak musisi terutama musisi independen dalam memasarkan musiknya ke masyarakat. Musisi sekarang sudah sangat pintar dalam memanfaatkan internet khususnya media sosial untuk memasarkan musiknya agar karya-karyanya terdengar luas, tidak lagi harus begantung kepada MTV atau radio-radio setempat untuk mempromosikan musik mereka. Tahun 2010-an, makin banyak musisi hip-hop independen yang memanfaatkan media sosial seperti Soundcloud dan YouTube dalam memasarkan musiknya agar lebih dikenal.

Rich Chigga, rapper asal Indonesia ini juga berhasil mencuri perhatian warganet melalui musiknya Dat $tick yang tayang di YouTube 2016 lalu, bahkan videonya sekarang tembus 73 juta views. Dat $tick dari Rich Chigga berhasil mencuri perhatian karena gaya rapnya yang cenderung humor, memakai adegan-adegan yang sangat klise dari tipikal musik video gangsta rap. Bahkan dalam video 88rising di YouTube berjudul “Rapper React To Rich Chigga ft. Ghostface Killah, Desiigner, Tory Lanez & More” dia menuai banyak pujian dari rapper terkenal lainnya.

Yung Lean, rapper asal Swedia ini pada tahun 2013 mulai menapakkan sayapnya saat musik videonya di YouTube berjudul Ginseng Trip 2002 (17 juta views di YouTube) dan Hurt (12 juta views di YouTube) menjadi viral karena gaya rap dan instrumentalnya yang unik. Dengan memakai trend E S T E T I K yang populer pada waktu itu, Yung Lean juga mempopulerkan istilah Sad Boys yang sempat menjadi trend di media sosial.

Musisi independen lainnya juga memanfaatkan Soundcloud dalam memasarkan musiknya dan berhasil menjadi terkenal adalah Lil Uzi Vert (1,4 juta followers di Soundcloud), XXXTentacion (1,43 juta followers di Soundcloud), Lil Pump (663 ribu followers di Soundcloud), Post Malone (784 ribu followers di Soundlcoud), Lil Yahcty (643 ribu followers di Soundcloud), dll. Berkat ketenaran mereka akhirnya muncul sebuah slang di internet bernama soundcloud rapper. Mereka juga aktif di Twitter bahkan beberapa twit mereka sangat nyeleneh sampai membuat kita tertawa atau terheran-heran, berikut contohnya:

null

Grup hip-hop kolektif asal Los Angeles, BROCKHAMPTON merupakan hip-hop kolektif pertama yang terjadi akibat media sosial. Berawal dari forum KanyeToThe, akhirnya pada tahun 2015 BROCKHAMPTON terbentuk, lalu pada tahun 2017 ini mereka langsung merilis 2 album sekaligus yaitu SATURATION I dan SATURATION II.

Dikenal karena memenya dan sering dijadikan parodi di YouTube, merekalah Death Grips. Grup hip-hop eksperimental asal Sacramento bernama Death Grips ini sangat terkenal karena selain musiknya yang aneh juga karena memenya yang tersebar di internet sangat banyak. Mereka sering menjadi topik diskusi di grup Facebook atau forum macam Reddit dan 4Chan. Death Grips mulai dikenal lewat mixtape gratisnya Exmillitary pada tahun 2011, singlenya Guillotine menjadi hits di YouTube dengan jumlah view sampai sekarang mencapai 6,4 juta views. Bahkan liriknya yang berbunyi, “IT GOES IT GOES IT GOES IT GOES IT GOES GUILLOTINE YAH” sudah banyak sekali parodinya di YouTube.
Media review musik online seperti Pitchfork dan video review dari channel YouTube terkenal, The Needle Drop (total subscriber mencapai 1,1 juta lebih) juga turut membantu mempromosikan musisi independen tak terkecuali hip-hop agar dikenal oleh warganet melalui review-reviewnya.

Untuk artikel part kedua akan disambung minggu depan.

Related Posts