Icip-icip Kuliner di Medsos Bersama @arieparikesit

@arieparikesit

Siapa di dunia ini yang tidak suka dengan makanan atau minuman? Siapa yang tidak suka untuk wisata kuliner? Pasti kamu akan sulit menemukannya, karena di daerah mana pun pasti ada kuliner yang menggoda untuk kami cicipi. Di media sosial pun dunia kuliner atau gastronomi ini juga sangat disukai oleh orang-orang. Terbukti banyak sekali akun yang rajin mengulas kuliner atau sekarang ada tren membuat video cara memasak dengan konten yang bagus-bagus.

Di Twitter, ada salah satu akun yang sering membahas dunia kuliner. Dia adalah @arieparikesit yang khas dengan #KelanaRasa atau #FoodWar. Kedua tagar tersebut pastinya membuat perut kamu keroncongan karena makanan-makanan yang diposting sangat menggugah selera. Tapi siapa sebenarnya @arieparikesit?

“Latar belakang saya dulu bekerja di International Development, selama 12 tahun saya berkecimpung di bidang ini. Saya pernah ke Aceh, Timor Leste dan daerah lainnya. Tentunya sambil bekerja di berbagai daerah tersebut, di waktu relaks saya biasanya wisata kuliner. Kita gak cuma sekadar makan saja, kita juga ingin tahu lebih jauh tentang sejarah makanan tersebut.”

Baru di tahun 2010, mas Arie fokus untuk bekerja di bidang gastronomi ini dengan Kelana Rasa. Kalau kita melihat akun pribadi mas Arie pun di sana sering bermunculan tagar #TurKelanaRasa. “Kita sudah tur ke berbagai daerah di Asia Pasifik untuk icip-icip makanan khas di sana. Selain itu, kita akan tahu tentang kondisi tempat dan sejarahnya. Sehingga kita akan bercerita tentang adat istiadat dan khasnya makanan yang kita coba.”

Mas Arie pun hanya menggunakan 2 media sosial yaitu Twitter dan Instagram. Di Twitter berguna untuk melakukan percakapan bahasa Inggris sehingga kuliner Indonesia lebih mudah disebar di sana. Melalui Twitter juga, mas Arie bisa mengajak orang-orang untuk mempromosikan kuliner di daerahnya masing-masing. Biasanya setiap hari selalu ada tema yang digunakan oleh mas Arie seperti #JogjaFoodWar #MinangFoodWar atau #SotoFoodWar.

Tentunya mas Arie tidak langsung seperti sekarang. Diperlukan konsistensi untuk menyebarkan konten-konten seperti sekarang. “Saya ingin makanan Indonesia menjadi tuan rumah di rumah sendiri. Tidak semua info yang saya tahu. Media sosial tentunya paling cocok untuk menyalurkan tujuan ini.” Uniknya, tagar #FoodWar yang dibawa oleh mas Arie tidak menggunakan buzzer. Semuanya berjalan sendiriya dengan antusias yang tinggi dari orang-orang.

Mas Arie juga berbagi tips untuk kamu yang memiliki visi yang sama dengan dia. “Untuk memajukan kuliner nusantara kita perlu tahu info sebanyak-banyaknya. Sekarang tentu ada fenomena Food Blogger, tetapi kebanyakan dari mereka sering me-review makanan yang ada di mall. Itu tidak salah tetapi esensi dari Food Blogger adalah Food/makanannya. Sehingga kita harus menggali info dari makanan tersebut.”

Tertarik untuk menjadi seperti mas Arie? Yuk kita ikuti langkah baiknya untuk memajukan kuliner Indonesia melalui medsos. Kita gali info tentang kuliner dan bagikan kepada dunia.

Related Posts