Industri Kreatif, Tak Akan Ada Matinya

Kalian pasti pernah dengar mengenai industri kreatif. Nah, sebenarnya apa sih industri kreatif itu? Apa saja sih yang termasuk di dalamnya? Yuk, kita bahas dalam artikel ini!

Menurut Wikipedia, Industri kreatif adalah kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Menurut Howkins, Ekonomi Kreatif terdiri dari periklanan, arsitektur, seni, kerajinan. desain, fashion, film, musik, seni pertunjukkan, penerbitan, Penelitian dan Pengembangan, perangkat lunak, mainan dan permainan, Televisi dan Radio, dan Permainan Video.

Pada era yang serba digital seperti sekarang ini, industri kreatif semakin dibutuhkan untuk segala sektor, salah satunya adalah sektor ekonomi. Banyak bisnis-bisnis berbasis ekonomi kreatif bermunculan, contohnya periklanan, desain, fesyen, seni, kerajinan, bahkan dunia kuliner.

Apa saja yang ada dan perlu diperhatikan dalam industri kreatif

  1. Target Pasar

Sebagai contoh, kalian memiliki sebuah brand pakaian. Kalian sudah memiliki target pasar yaitu kaum milenial,  bagaimana cara mempromosikan brand tersebut agar tepat pada sasaran kepada para milenial? Tentu cara promosi yang digunakan akan berbeda apabila target pasar kalian adalah kalangan pengusaha. Inilah pentingnya industri kreatif untuk membuat promosi yang nantinya menarik minat milenial untuk membeli brand tersebut. Peran media sosial juga tidak kalah penting untuk mempromosikan suatu brand.

Instagram Kaos Netijen Jelata yang desainnya mengikuti dengan perkembangan yang ada di media sosial.

 

  1. Ide-ide Segar

Bekerja di industri kreatif, kalian dituntut untuk selalu memiliki ide-ide segar. Bahkan ide yang out of the box sangat diperlukan, ide orisinil dan belum digunakan oleh orang atau brand lain. Semakin orisinil ide yang kalian hasilkan, semakin disukai oleh pasar. Karena pada hakikatnya, masyarakat Indonesia atau bahkan di dunia menyukai hal-hal yang baru, lain dari yang lain.

“Asinan Gemes”, parodi dari “Asian Games”. Saat kalian melewati spanduk ini, otomatis kalian akan tertarik dan mungkin akan terkecoh.

 

  1. Identik Dengan Anak Muda

Pelaku industri kreatif identik dengan anak-anak muda, karena biasanya anak muda memiliki ide-ide segar dan terkadang out of the box. Selain itu, lebih mudah untuk beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan yang ada. Banyak start up digital yang mempekerjakan anak muda, salah satunya adalah di Politwika. Bekerja sambil belajar dan bermain. Sangat menyenangkan!

Sampai kapanpun, industri kreatif akan terus dibutuhkan, entah untuk kepentingan bisnis perorangan, perusahaan, bahkan untuk dunia perpolitikan juga sudah mulai menggunakan pendekatan melalui dunia digital kreatif. Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai sarana promosi yang murah meriah, bahkan gratis!

Related Posts