Kenali, 6 Manusia Berbahaya di Medsos

Fakta-1-1024x577

Tidak semua user media sosial itu baik lho, twips. Ada juga yang suka cari masalah, bahkan jahat. Di kalangan netizen, manusia macam itu dijuluki sebagai troll. Apa sih troll itu? Di kisah-kisah klasik Skandinavia, troll adalah mahluk buas, jahat, dengan tampilan mengerikan. Di era media sosial, troll dipakai untuk mewakili pengguna medsos yang senang mencari konflik. Mereka mengganggu, mengisengi, atau sengaja mencari masalah dengan pengguna medsos lain. Pernah dong, kamu sedang ngetwit curhat tau-tau diserang sama troll? Entah dihujat, diledek, atau bahkan dibully tanpa alasan. Yuk kita kenali jenis troll di medsos.

  1. Si Grammar Nazi

Pernah denger istilah ini dong, “grammar Nazi?” Kita typo dikit, dia langsung nyerang. Ada salah susunan kata, salah grammar, akan ada yang menyambar. Troll ini akan mengoreksi, tapi dengan hinaan atau makian yang bikin kita bete.

  1. Si CAPSLOCKER

Mengetik dengan huruf kapital semua atau dalam kondisi keypad capslock sama saja dengan berteriak. Ada lho troll medsos jenis ini, yang menyerang atau mengomentari postingan orang lain dengan ketikan huruf kapital semua. Bisa jadi dia memang tak paham etika, tapi kemungkinan besar memang dia sengaja. Motifnya? Agar bikin kamu kesal, sebab dia sengaja mencari perhatian.

  1. Si Penghanyut

Troll medsos ini senang mengganggu postingan orang dengan cara mengalihkan topik utama. Mengajakmu keluar dari konteks yang sebenarnya. Misalnya kamu sedang membahas banjir, tau-tau dia menyeretnya ke masalah politik atau bahkan SARA. Jangan mau terbawa hanyut dalam pengalihan topiknya, lebih baik cuekin saja.

  1. Si Kompor

Sesuai julukannya, kompor, troll ini akan berusaha mengomporimu. Memanasimu, membuatmu emosi, dan bertindak di luar batas. Saat kamu sedang curcol soal bos yang bawel, dia justru memanasi agar kamu melawan bosmu, atau berhenti dari tempat kerjamu. Waspada, kalau kamu terpancing, kehidupan pribadimu bisa runyam.

  1. Si Perayu

Untuk user medsos wanita, wajib berhati-hati terhadap troll perayu. Saat kamu ngetwit galau, mereka akan nyamber sok akrab. Mendekatimu seolah dia pendengar yang baik, mau dengerin curhat, lalu DM, minta nomor ponsel, dan seterusnya. Troll perayu akan membuat mangsanya terkesan, tampil bak pangeran tampang. Ujung-ujungnya bisa saja terjadi kasus seperti pelecehan seksual, atau bahkan perkosaan, dan sejenisnya.

  1. Si Penipu

Agak mirip dengan troll perayu, troll penipu mendekati korban dengan cara halus, penuh pencitraan, membuatnya yakin dengan semua postingannya. Ketika korban sudah percaya 100%, maka dia akan jadi korban penipuan. Modusnya? Bisa ajakan kerjasama bisnis, menjual suatu produk, atau investasi. Korbannya bisa pria dan wanita. Lebih jahat lagi, troll penipu bisa memanipulasi, memanfaatkan semua data pribadi korban-korbannya di medsos. Kalau sudah begini tergolong kriminal. Waspada ya twips!

Bagaimana menghadapi para troll itu?

Jangan direspon, direply, apalagi sampai terpancing oleh ulahnya. Kalau dalam bahasa Inggris, “Do not feed the trolls.” Sebab kalau dikasih makan, monster itu akan makin besar. Begitu, twips!

Related Posts