Lebih Dekat Dengan DPR Melalui @WikiDPR

Twitter menjadi sebuah hal yang sangat berguna. Banyak hal yang tidak bisa diraih dengan mudah tetapi dengan Twitter hal tersebut bisa diraih. Kita tentu seringkali menanyakan tentang kinerja anggota dewan yang kita pilih. Ya, DPR. Tentu beberapakali ada berita yang tidak mengenakkan. Dari mereka yang tidur ketika rapat atau pernah tertangkap kamera bahwa mereka sedang melihat film porno.

Beberapa orang yang ingin mengetahui dan menginfomasikan DPR berkumpul dan membuat sebuah wadah. Wadah itu nantinya menjelma sebagai sebuah akun Twitter. Namanya adalah @WikiDPR. Kali ini kita akan membahas sepak terjang mereka.

Awalnya kami menanyakan apa yang membuat mereka membuat akun ini. Benar saja, @WikiDPR lahir dari sebuah kegelisahan anak-anak muda tentang anggota-anggota DPR Indonesia tersebut.

“Idenya dari satu kumpulan anak muda yang merasa gundah waktu Pileg 2014 karena tidak punya data komprehensif tentang rekam jejak calon legislatif, sehingga pilihan kita tidak berbasiskan pengetahuan yang memadai. Makanya, kita bikin WikiDPR, untuk membentuk rekam jejak anggota DPR untuk pileg 2019.”

Dari kegelisahan itu mereka membentuk akun ini. Kinerjanya pun sangat unik. Mereka merekrut relawan-relawan yang mau ikut dalam rapat-rapat sunyi DPR dan melakukan live twit rapat tersebut. Manfaaatnya? Kita tidak hanya tahu hasil rapat di media-media, kita bisa melihat dinamika rapat DPR. Bermanfaat sekali bukan?

Apresiasi terhadap akun @WikiDPR pun berdatangan. Salah satunya ketika bulan puasa kemarin. Relawan @WikiDPR mengikuti rapat komisi 8 hingga tengah malam. Banyak sekali apresiasi terhadap mereka dan juga anggota DPR. Berkat mereka kita tahu bahwa anggota DPR tidak hanya menikmati gaji yang besar.

Ketika ditanya tentang bagaimana mereka mendapatkan izin untuk ikut rapat atau yang lainnya. Ternyata DPR memang membuka untuk umum tetapi kita kurang mengetahui hal ini. DPR mempersilahkan masyarakat untuk menghadiri rapat-rapat mereka.

“Publik bisa mengikuti rapat komisi bila dinyatakan oleh pimpinan rapat “rapat komisi “…” dengan mitra ‘…’ terbuka untuk umum”

Dari hasil wawancara kami tersebut, kami kagum terhadap anak-anak muda yang mau menjadi relawan @WikiDPR. Dibalik banyak orang yang sinis terhadap DPR dan tidak mau mengetahui kinerja mereka. @WikiDPR hadir dengan tujuan yang baik. Semoga semakin banyak akun-akun seperti mereka di Twitter ke depannya.