Netizen ‘Latah’ di Media Sosial

Dalam menggunakan media sosial seharusnya bisa menjaga tindakan agar teman media sosialmu merasa nyaman, senang, bahkan termotivasi dengan status yang bermanfaat. Namun bagi kebanyakan orang, media sosial jadi tempat mengungkapkan emosi, kekecewaan dan keluhan. Hal itu sama saja menyebarkan energi negatif yang kurang baik jika dibaca oleh publik.

Beberapa penyebab hal itu terjadi adalah karena ingin mendapat simpati dari teman media sosialnya, karena suka pamer kondisi hidupnya, atau mungkin hanya sekedar ingin update status tanpa mikir jangka panjang.

3 masalah pribadi ini mungkin sering kamu temui di lini masa media sosialmu :

  • Perkara rumah tangga/keluarga

Sejatinya masalah rumah tangga itu sama sekali tidak boleh di ceritakan kepada orang lain, apalagi jika dipublikasi ke ranah publik seperti media sosial. Hal tersebut akan menimbulkan tanda tanya oleh berbagai pihak.

Seperti yang terjadi pada rumah tangga Sarita Abdul Mukti dan Faisal Harris. Pertengahan bulan November lalu beredar video kerusuhan antara anak dan selingkuhan ayahnya, yaitu Shafa Harris dan Jennifer Dunn yang tidak sengaja bertemu di sebuah mall yang ada di Jakarta. Kini video tersebut sudah viral dan telah di repost oleh berbagai akun gosip di Instagram. Seperti akun @lambe_turah ini :

 

  • Masalah perusahaan/pekerjaan

Memposting sesuatu yang negatif dan menghina perusahaan atau atasan di tempat kamu bekerja, kamu bukan hanya dapat dipecat melainkan dilaporkan karena telah melakukan pencemaran nama baik.

Kasus dari Staff Gojek Indonesia salah satunya, yang di duga telah melakukan penghinaan bagi driver gojek melalui video yang diposting lewat akun instagram milik @sashadods.

Setelah video tersebut viral, pihak dari Gojek Indonesia melakukan kebijakan dengan cara memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bersangkutan.

Nah, kalau sudah begini mau diapakan lagi?!

  • Pamer barang mahal

Pamer barang baru yang mahal. Bukan hanya membuat orang lain iri, namun bisa jadi akan memicu orang lain untuk bertindak kriminal seperti mencuri barang yang anda miliki tersebut.

Sebaiknya media sosial dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Karena kita tidak pernah tau siapa saja yang telah melihat, menyimpan dan membagikan postingan kita di media sosial. Jika kamu memposting hari ini, kemudian 2-3 tahun menyesal, dan kamu hanya dapat menghapus postingan tersebut melalui akun mu, tetapi tidak akan terhapus sepenuhnya karena kamu tidak tau siapa saja yang telah menyimpan postingan anda tersebut.

*Diambil dari berbagai sumber

Related Posts