Pandemi Buat Masyarakat Indonesia Tekuni Hobi Baru

Pandemi Covid-19 membuat masyarakat Indonesia memiliki waktu luang yang banyak. Betapa tidak, rata-rata pekerja dan para pelajar melakukan aktivitasnya di rumah dengan WFH dan SFH.

Kondisi seperti ini mendorong masyarakat mencari berbagai cara kreatif untuk menghabiskan waktu bersama keluarga selama di rumah. Online atau daring menjadi cara yang dipilih untuk mendapatkan informasi dan hiburan.

Berdasarkan laporan Year in Search 2020: Insights for Brands dari Google, tren hiburan baru bermunculan dan hobi-hobi favorit kembali muncul ketika orang-orang ingin tetap berkegiatan dari rumah. Hal ini terlihat dari pencarian Google di sepanjang 2020:

  • Penelusuran “podcast” meningkat 170%
  • Penelusuran “workout” meningkat 200%
  • Penelusuran “gaming” meningkat 210%
  • Penelusuran “music” meningkat 240%

Selain daftar di atas, terjadi juga lonjakan untuk pencarian ponsel gaming, smart TV, dan gim konsol.

Masyarakat Indonesia juga memanfaatkan YouTube sebagai sarana untuk mendapatkan informasi, permainan, dan hiburan. Di YouTube, terjadi peningkatan penelusuran pada “cookie”, “kue”, “drama Korea”, dan “multiplayer online battle arena”, serta melonjaknya waktu tonton pada video pengetahuan.

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia senang berkumpul. Untuk mewujudkannya, saat pandemi mereka masih bisa berkumpul dengan beralih ke layanan daring sambil tetap aman di rumah. Contohnya adalah momen Ramadan yang dirayakan secara daring di tahun 2020.

Di momen itu terjadi lonjakan 4 kali lipat pada penelusuran online get-togethers, silaturahmi virtual, buka bersama online, main game bareng, video call banyak orang, dan beberapa kata kunci terkait lainnya.

Pandemi Covid-19 pun mengubah cara kita berselancar internet. Baik masyarakat yang berada di pusat kota, maupun di daerah lebih bergantung pada kuota data untuk penggunaan sehari-hari. Pemakaian kuota pun menjadi perhatian bagi masyarakat. Mereka aktif mencari cara agar kuota data bertahan lebih lama.

Ini terlihat dari peningkatan pencarian kata kunci bonus kuota sebesar 30% dan juga pencarian pada promo kuota dan kuota internet gratis yang menurun pada tahun 2019 mengalami peningkatan masing-masing sebesar 25% dan 100% di 2020.

Sumber

Related Posts