Politisi Aktif di Medsos? Why Not?

 

Banyak sekali fungsi media sosial bagi orang-orang dari berbagai jenis profesi. Entah dirinya pelajar, guru, atau pun dokter. Mereka bisa menggunakan media sosial untuk kepentingan pekerjaannya atu sekedar melepas penat Lalu bagaimana dengan para politikus? Apakah media sosial memiliki manfaat bagi mereka?

Di Indonesia kita memiliki beberapa politikus atau pejabat pemerintah yang memiliki akun Twitter. Sebut saja bapak Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo. Mereka adalah contoh pejabat yang aktif di Twitter. Lalu apa saja manfaatnnya? Tentu banyak sekali. Mau tahu manfaatnya? Simak penjelasan kami berikut ini.

  1. Lebih Dekat Dengan Rakyatnya

Ini adalah manfaat terbesar. Tidak hanya bagi politikus saja tapi masyarakat. Sekat-sekat protokoler yang menjemukan hilang begitu saja di dunia media sosial. Masyarakat bisa menyapa pejabat-pejabat tanpa harus takut diamankan oleh petugas keamanan. Positif bukan?

  1. Mudah Untuk Sosialisasi Program

Semua orang sekarang memiliki media sosial. Semua orang mengakses media sosial dalam intensitas yang sangat sering. Hal ini harus dimanfaatkan oleh politikus/pejabat untuk menjadi alternatif sosialisasi program-programnya. Media sosial bisa menjadi solusi yang efektif.

  1. Mengetahui Masalah yang Dialami Rakyatnya Dengan Cepat

Seringkali kita bingung bagaimana melaporkan keluhan-keluhan terhadap pemerintahan. Dengan adanya media sosial, kita tinggal mention mereka. Sedangkan bagi pejabat, mereka akan lebih cepat tahu masalah-masalah yang dialami masyarakatnya. Tidak menunggu laporan yang dibuat oleh pegawai-pegawainya.

  1. Masyarakat Tahu Apa yang Dikerjakan Politikus

Kita tentu ingin tahu apa yang dilakukan pejabat-pejabat yang kita pilih. Apa mereka di sana hanya tidur saja ketika rapat atau bagaimana. Dengan adanya media sosial, kita tahu apa yang mereka lakukan. Walaupun tidak banyak kegiatan tersebut yang dipublikasikan.

  1. Media Klarifikasi Tercepat

Banyak sekali media-media yang seringkali memelintir ucapan seorang pejabat. Melalui media sosial, mereka bisa langsung mengklarifikasi dengan cepat. Sehingga tidak terjadi kegaduhan yang cukup lama dari berita yang tidak benar tersebut.

  1. Sekedar Media Melepas Penat Bekerja

Ini adalah manfaat yang dirasakan banyak orang. Untuk politikus tidak terkecuali. Pejabat-pejabat yang sudah lelah, setidaknya bisa terkurangi ketika melihat akun medsos mereka. Tidak hanya kabar yang unik, seringkali keluhan-keluhan rakyat bisa membuat mereka tersenyum. Pejabat pun bisa menjawab keluhan mereka dengan sedikit nada bercanda yang bijak.

  1. Ajang Pencitraan

Pencitraan sekarang tidak perlu menggunakan spanduk, baliho atau media-media. Media sosial telah menjadi media alternatif untuk itu. Tinggal posting sedang bekerja atau melakukan hal-hal positif. Pencitraan pun sudah dilakukan. Mudah bukan?

  1. Pemetaan Dukungan Politik

Media sosial bisa digunakan untuk pemetaan dukungan politik. Para politisi bisa menggunakan beberapa software untuk hal tersebut. Kita bisa tahu daerah mana yang memiliki basis massa pendukung terbesar atau sekedar “tes ombak” bisa dilakukan di media sosial.

8 manfaat tersebut adalah bukti bahwa sudah tidak zaman lagi kalau pejabat atau politikus tidak memiliki akun di medsos. Mereka harusnya memiliki akun2 di medsos minimal Twitter. Semoga semakin banyak politikus Indonesia yang ikut aktif di dunia media sosial.