Pornografi di Medsos: Kawan atau Lawan?

Masih ingat saat Kominfo memblokir situs media sosial Tumblr? Saat itu Azhar Hasyim, Direktur e-Business Kemenkominfo mengatakan “Tumblr ditutup (karena) menampilkan video dan gambar porno”. Netizen tentu saja tidak tinggal diam, mereka gusar dan kecewa. Seperti biasa, kegusaran dan kekecewaan mereka membuat media sosial riuh ramai, bahkan ada petisi penolakan dengan total 16 ribu pendukung.

Kegusaran netizen lantas coba dijelaskan oleh Kominfo lewat lima poin penting yang menjelaskan duduk perkaranya. Pada akhirnya, situs microblogging ini urung diblokir. Jika melihat ke belakang, tentu kita masih ingat dengan pemblokiran situs berbagi video, Vimeo. Menkominfo Rudiantara saat itu mengajak 25 netizen untuk bernegoisasi dengan pihak Vimeo.

Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang masyarakatnya rajin mengunjungi situs pornografi, menurut Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, Indonesia pada tahun 2015 menduduki posisi kedua sebagai pengakses konten tersebut di bawah Amerika Serikat.

Lalu bagaimana peraturan pembatasan konten pornografi di setiap platform media sosial? Tentu saja berbeda sesuai dengan kebijakan masing-masing. Berikut ini adalah peraturan dan pedoman mengenai konten sensitif  di beberapa media sosial yang banyak dipakai di Indonesia:

Twitter

 Anda tidak boleh menggunakan media pornografi atau kekerasan berlebihan pada gambar profil atau gambar header. Twitter mungkin mengizinkan bentuk konten grafis tertentu di Tweet yang ditandai sebagai media sensitif

Twitter sepertinya mengandalkan laporan dari pengguna untuk menandai apakah konten tersebut masuk dalam kategori media sensitif atau tidak. Selanjutnya, Twitter akan mereview dan menandai konten tersebut. Media sensitif pada Twitter sendiri nantinya tidak dapat dilihat tanpa persetujuan pengguna. Yap, pengguna masih bisa melihatnya dengan mudah, tinggal klik setuju atau view pada konten yang disembunyikan.

Gizmodo sempat memuat artikel  investigasi spesial The Telegraph tentang sisi gelap media sosial. Isinya adalah sebagai berikut:

EXCLUSIVE

TWITTER has become a faux porn site with hardcore images and video easily accessible.

Cyber experts and childhood psychologists are hugely concerned about the impact it may be having on very young users of the service and say it could even be teaching kids how to rape, sexually abuse others or be putting them in direct contact with paedophiles.

A special investigation by News Corp Australia has uncovered the dark side of social media which should make every parent and user concerned.

The hashtag #NSFW — or Not Safe For Work — is one of the biggest harbourers of X-rated material, including explicit videos and images that are not censored or hidden.

Kita mengetahui jika Twitter memiliki mesin pencarian pada platform itu sendiri. Dengan hanya menulis tagar #NSFW pada kolom tersebut, pengguna dengan mudah menemukan konten yang bersangkutan dari kolom-kolom pencarian seperti Top tweet, Latest tweet, People, Photo, dan Videos. Melihat bagaimana mesin pencarian tersebut bersifat internal, maka tidak ada yang bisa dilakukan oleh PJI (Penyelenggara Jara Internet di Indonesia) untuk memblokir ataupun memfilterisasinya. Konten media sensitif di Twitter sendiri tidak memiliki batasan, berbeda dengan media sosial Facebook atau Instagram yang jelas melarang gambar atau foto telanjang.

Facebook dan Instagram

“Anda tidak akan mengirimkan konten yang: merupakan ungkapan kebencian, ancaman, atau pornografi; menghasut kekerasan; atau mengandung ketelanjangan atau kekerasan dalam bentuk grafik atau secara serampangan.”

“You may not post violent, nude, partially nude, discriminatory, unlawful, infringing, hateful, pornographic or sexually suggestive photos or other content via the Service”

Facebook menyelipkan peraturan tersebut pada Hak dan Kewajiban saat seseorang membuat sebuah akun baru. Tidak jauh berbeda dengan Instagram pada Basic Terms mereka. Facebook sendiri sepertinya sangat ketat dengan konten berbau pornografi. Awal 2010 lalu misalnya, terdapat serangan hacker yang menyelipkan konten pornografi pada iklan-iklan mereka dan dengan cepat ditanggulangi. Sejauh ini, hanya Facebook dan Instagram yang melarang gambar/ foto telanjang bulat masuk ke dalam platform mereka.

https://twitter.com/PoliTwika/status/740551556005666816

Tumblr

“Tumblr is home to millions of readers and creators from a variety of locations, cultures, and backgrounds who hold different points of view concerning adult-oriented content. If you regularly post sexual or adult-oriented content, respect the choices of people in our community who would rather not see such content by flagging your blog (which you can do on your blog’s Settings page) as Not Suitable for Work (“NSFW”). This action doesn’t prevent you or your readers from using any of Tumblr’s social features, but rather screens your blog’s content from Tumblr users who would prefer not to see NSFW material.Report unflagged NSFW content

Uploading Sexually Explicit Video. You can embed anything in a Tumblr post as long as it’s lawful and follows our other guidelines, but please don’t use Tumblr’s Upload Video feature to upload sexually explicit video. We’re not in the business of hosting adult-oriented videos (and it’s fucking expensive)”

Melihat pedoman yang dibuat oleh Tumblr, mereka sejatinya tidak melarang konten sensitif masuk ke dalam platform. Hanya saja, pengguna harus menandai konten dan blog yang mereka buat tersebut jika memang menampilkan media berjenis “NFSW”. Tumblr juga meminta pengguna untuk tidak mengunggah media sensitif tersebut melalui fitur uploading internal mereka.

Pada akhirnya, mengakses konten sensitif adalah hak masing-masing individu dewasa, akan tetapi jika anak-anak sudah terkena terpaan pornografi yang intens, orang tua wajib melakukan swasensor pornografi online, bahkan di media sosial sekalipun.

Related Posts