Rekor Baru dalam Dunia Youtube Terpecahkan! (Ulasan Video Youtube Rewind 2018)

Sejak 2010, Youtube rutin membuat dan merilis video setiap bulan Desember, yang berisi kompilasi berbagai video yang viral atau yang paling banyak ditonton warganet sedunia dalam satu tahun. Video umumnya dikemas dengan tampilan menarik dan melibatkan para artis, youtubers, dan pembuat konten video-video viral tersebut.  Video kompilasi tersebut tersebut dikenal dengan Youtube Rewind.

Video Youtube Rewind merupakan video yang paling ditunggu setiap tahunnya. Hal tersebut terjadi karena hanya diproduksi satu tahun sekali. Akibatnya ada youtubers dan pembuat konten di beberapa negara juga turut membuat Youtube Rewind versi masing-masing negara. Salah satu yang turut rutin membuat video adalah Indonesia. Video Youtube Rewind Indonesia mulai rutin dibuat sejak tahun 2014 dan diunggah di kanal Indonesian Youtubers

Selain versi per negara ada pula kumpulan yang turut membuat Youtube Rewind versi daerah, misalnya yang dapat dilakukan oleh youtubers dan pembuat konten di Makassar yang diunggah di kanal Makassar Creators pada tahun 2016 . Lebih lanjut, beberapa akun secara spesifik juga turut memproduksi video Youtube Rewind, seperti yang dilakukan Minecraft yang dapat ditonton pada kanal Minecraft Animation Indonesia.

Ada yang berbeda pada Youtube Rewind seluruh dunia tahun ini. Jumlah yang tidak menyukai (dislike) video yang diunggah pada 6 Desember 2018 tersebut, jauh lebih banyak daripada yang menyukai (like). Hingga artikel ini ditulis, terhitung angka dislike tembus mencapai 11 juta, sedangkan yang like hanya 2.1 juta dari total 126.314.693 kali ditonton. Jumlah tersebut mengalahkan klip Baby dari Justin Bieber yang memiliki 9,8 juta dislike, hingga pada akhirnya videoYoutube Rewind berhasil memecahkan rekor sebagai video dengan jumlah  dislike paling banyak.

Sumber: Tangkapan Layar dari Kanal Youtube Spotlight

Youtube Rewind 2018 dikemas dalam video bertajuk YouTube Rewind 2018: Everyone Controls Rewind. Video dibuka dengan Will Smith yang memaparkan bahwa ia adalah yang memegang kendali pada YouTube Rewind tahun ini. Maka Will Smith membayangkan Marques Brownlee (Youtuber Amerika) dalam setting video game Fortnite. Brownlee kemudian terjun dari bus terbang dan sampai di suatu pulau.

Di pulau tersebutlah telah berkumpul beberapa youtubers dunia, termasuk dari Indonesia juga ada, yaitu Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogeni Faruk (Ayah dan Ibu dari keluarga Halilintar yang terkenal itu). Para youtubers yang berkumpul tersebut kembali menekankan bahwa merekalah yang memegang kendali, sehingga mereka pun berdiskusi video apa saja yang perlu dimasukan pada YouTube Rewind tahun ini.

Selama diskusi berlangsung di depan api unggun tersebutlah baru diputar kompilasi video-video viral yang diproduksi ulang. Tidak lupa pada bagian tengah video juga terdapat kampanye positif apa yang diunggah di youtube. Meskipun video-video kampanye tersebut tidak ada yang terlalu viral pada tingkat seluruh dunia, namun dianggap layak masuk Youtube Rewind karena mempunyai pesan yang kuat.

Sekilas memang tidak ada yang salah pada video ini, lalu mengapa angka dislike bisa mencapai 11 juta?

Dibalik 11 Juta Dislike

Jawabannya dapat dilihat dari beberapa ulasan para youtuber dalam video reaction atau dari artikel. Berdasarkan beberapa video dan artikel dapat disimpulkan bahwa kekecewaan terbesar karena tahun ini tidak banyak youtubers yang dilibatkan dalam pembuatan. Bahkan PewDiePie, seorang youtuber dunia yang memiliki pengikut paling banyak tidak dilibatkan. Yang ditampilkan justru kompilasi mainstream belaka, seperti Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle, In My Feeling Challenge, dll.

Hal tersebut dianggap memperlihatkan pihak Youtube tidak benar-benar paham tentang kehidupan di Youtube itu sendiri. Bahkan beberapa youtubers dengan keras menyatakan hal tersebut sama saja dengan tidak menghargai para youtubers perseorangan yang bersungguh-sungguh membuat konten bagus di youtube. Argumen tersebut juga diperkuat dengan komentar warganet di kolom komentar yang mengaku banyak pengisi video yang tidak mereka kenali. Mereka pun mempertanyakan di mana semua youtubers terkenal dunia.

Secara khusus di Indonesia, pertanyaan muncul karena yang menjadi representasi negara Indonesia pada video tersebut adalah pasangan dari keluarga Halilintar tersebut. Youtubers dengan pengikut terbanyak memang anak pasangan tersebut, itu pun dengan konten yang dinilai kurang bermutu. Jadi, banyak yang mempertanyakan mengapa pasangan tersebut yang muncul dan bagaimana bisa hal tersebut terjadi.

Terkait pro-kontra video YouTube Rewind 2018, PewDiePie akhirnya buka suara. Dikutip dari variety.com, ia mengatakan demikian.

Dapat dilihat dari pernyataan di atas, PewDiePie bersyukur ia tidak terlibat dalam video rewind terburuk tersebut, dan secara gamblang ia memaparkan bahwa Youtube telah terputus dengan para pembuat konten.

Menanggapi hal tersebut pihak Youtube membalas dengan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengapresiasi kepedulian orang-orang dan reaksi terhadap video tersebut. Tapi bagi pihak Youtube mencoba menangkap semua keajaiban dalan Youtube selama setahun dalam satu video itu seperti mencoba memasukkan kilat ke dalam botol. Sulit sekali. Pihak Youtube pun menegaskan bahwa mereka sangat menghargai para Youtuber dan pembuat konten.

Sulit menentukan pihak yang benar dan salah dalam kasus ini. Pihak youtube hanya menempatkan diri sebagai bagian dari industri hiburan, sehingga seharusnya tidak perlu heran jika Youtube pada akhirnya tunduk pada pasar dan korporat, hingga abai pada hakikatnya dunia kreatif, yaitu produksi konten yang bermutu. Sedangkan para youtubers dan pembuat konten lainnya tetap memperjuangkan idealisme mereka dan meminta pihak Youtube untuk mengakui dan mendukung idealisme mereka. Jadi intinya dapat dikatakan bahwa ini perkara industri (uang) vs idealisme. Bukankah hal tersebut umum kita temukan dalam industri media dan hiburan lainnya?