Sisi Gelap Aplikasi Medsos yang Wajib Orang Tua Ketahui

Sebagai masyarakat urban yang hidup di zaman modern, tentu kita telah akrab dengan media sosial serta beragam aplikasi penunjangnya yang ada smartphone kita. Media sosial banyak membantu penggunanya untuk mempermudah komunikasi antar penggunanya meskipun tidak berada dalam jarak yang dekat. Banyaknya ragam aplikasi media sosial dan kemudahan untuk mengaksesnya membuat para remaja tertarik untuk menggunakannya. Hal ini wajar karena memang kebanyakan aplikasi media sosial ditujukan untuk kalangan remaja. Banyaknya pilihan fitur yang ditawarkan oleh aplikasi media sosial mulai dari chat, video chat, mikro-blog, bahkan hingga aplikasi online-dating yang bisa di unduh secara gratis membuat para remaja makin menggandrungi dan mencoba beragam aplikasi tersebut

Namun, tau kah orang tua bahwa dibalik kelebihan semua media sosial tersebut terdapat sisi gelapnya masing-masing? Kali ini, PoliTwika akan membahas sisi gelap melalui salah satu contoh medsos terpopuler dari masing-masing kategorinya.

  • ooVoo
    ooVoo adalah aplikasi chatting yang memungkinkan penggunanya berkomunikasi melalui teks, video, dan suara. Penggunanya dapat membuat chat grup dengan anggota diatas 12 orang. Aplikasi ini berguna ketika anak Anda memanfaatkannya untuk belajar kelompok secara virtual dengan teman-temannya. Namun, dengan adanya aplikasi ini bukan tidak mungkin komunikasi antara anda dan anak anda akan terganggu, karena layanan video chatting ini dapat membuat anak anda adiktif dan menghabiskan sebagian besar waktunya di depan laptop untuk online dengan teman-temannya.
  • Tumblr
    Tumblr merupakan situs mikro-blogging yang menggabungkan unsur blog dan twitter. Banyak remaja, terutama remaja putri yang memiliki tumblr pribadi. Mereka menggunakan untuk berbagi foto, video, kata-kata motivasi, referensi outfit sehari-hari, dan juga hal-hal lucu dengan teman-temannya. Namun perlu anda ketahui, konten-konten yang mengandung unsur pornografi sangat mudah ditemui di tumblr. Selain itu, konten yang mengandung kekerasan, juga sangat mudah dicari. Itulah yang menjadi alasan mengapa tumblr sempat akan di blokir oleh pemerintah Indonesia beberapa waktu silam.
  • Vine
    Vine merupakan aplikasi video singkat yang memungkinkan penggunanya mengirim dan menonton video orang lain. Layanan video milik Twitter ini telah menjadi wadah dari orang-orang yang gemar mem-posting video kreatif, lucu, dan konyol. Para remaja biasa menggunakan vine untuk membagikan video mereka dengan teman maupun keluarga. Namun kenyataannya, banyak remaja yang mengunggah video yang tidak semestinya. Didalamnya banyak terdapat video laki-laki telanjang, wanita dengan payudara terekspos, hingga video orang-orang yang sedang menggunakan obat-obatan terlarang yang tentunya berbahaya bila dilihat oleh remaja. Karena pada usia remaja, hasrat ingin tau dan mencoba hal-hal baru sangatlah besar.
  • Snapchat
    Snapchat adalah aplikasi messaging yang memungkinkan pengguna berkomunikasi melalui foto dan video dengan durasi waktu yang telah ditentukan oleh penggunanya sebelum gambar dan video itu tak lagi dapat dilihat dan hilang. Namun kenyataannya, video maupun gambar yang telah di unggah di snapchat tidak pernah benar-benar hilang karena orang lain dapat mengambil screenshot saat melihat foto dan video tersebut sebelum waktu tayangnya habis. Selain itu snapchat merupakan aplikasi yang sering digunakan untuk aktivitas sexting dengan mengirimkan foto seksi.
  • Omegle
    Omegle adala aplikasi yang memungkinkan 2 orang yang tidak saling kenal untuk berkomunikasi baik secara teks maupun video tanpa harus memperlihatkan identitas aslinya. Perlu orangtua ketahui bahwa omegle bukanlan aplikasi yang dibuat untuk anak-anak dan remaja, karena sebagian besar omegle dipenuhi oleh orang-orang yang mencari partner untuk melakukan sex chat maupun sex cam.
  • Tinder
    Tinder merupakan aplikasi online-dating untuk bertemu dengan orang baru dengan radius beberapa kilometer dari tempat penggunanya berada. Jika masing-masing pengguna telah sama-sama memberi “likes”, maka anda dapat berkomunikasi satu sama lain dan tidak menutup kemungkinan untuk bertemu langsung di dunia nyata. Namun perlu diingat, Tinder merupakan aplikasi yang berbasis lokasi, maka itu akan memungkinkan para remaja untuk bertemu dengan orang-orang asing di sekitarnya dan bukan hal mustahil jika itu bisa mengundang bahaya untuk para remaja.

Dengan fakta-fakta ini, anda sebagai orangtua harus lebih mengawasi aktifitas anaknya di media sosial. Bukan dengan cara membuat akun-akun di media sosial dan mem-follow akun anak anda loh ya, karena dengan begitu, anak anda akan merasa di mata-matai dan akhirnya akan berpindah menggunakan media sosial lain yang tidak anda gunakan. Cara terbaik adalah membangun komunikasi yang baik antara ada dan anak anda, agar ia dapat terbuka dengan anda dan anda pun dapat mengedukasi anak anda agar ia memanfaatkan media sosial miliknya untuk hal-hal yang positif.

Related Posts