Video Eksperimen Hadapi Cyber Predator

ILUSTRASI-PREDATOR

Ada sebuah video cukup menghebohkan yang menunjukkan begitu mudahnya cyber predator memangsa para gadis muda melalui media sosial (Coby Persin: The Danger of Social Media (Child Predator Experiment). Video ini dibuat oleh salah satu seleb YouTube, Coby Persin yang sudah diliput oleh berbagai media ternama di dunia dan dilihat sebanyak 35 juta kali. Whoa!

Konsep video ini sebetulnya sederhana, Persin menunjukkan betapa mudahnya anak-anak masuk ke dalam perangkap para cyber predator. Ia menggunakan foto anak seusianya dan mengirimkan pesan melalui Facebook untuk kemudian bertemu. Gadis yang pertama diajak bertemu di sebuah taman, yang kedua langsung meminta Persin untuk datang ke rumahnya setelah ayahnya tertidur, dan yang ketiga dijemput di depan rumahnya dan langsung masuk ke dalam van milik Persin. Dan ketiga gadis tersebut berusia di bawah 15 tahun, bahkan ada yang masih berusia 12 tahun, padahal kebijakan Facebook dalam pembatasan usia adalah 13 tahun tapi masih saja kecolongan. Menyedihkannya, mereka tetap mau berbicara dengan Persin meskipun menyadari bahwa wajahnya bukanlah seperti yang terlihat di Facebook-nya. Uniknya, Persin melibatkan para orang tua gadis-gadis tersebut dalam pertemuannya dengan gadis-gadis tersebut.

Sebagai orang tua apakah hal ini tidak mengkhawatirkan? Kita bisa saja menasehati mereka tapi mereka tidak akan kapok jika belum pernah merasakan sendiri bahayanya. Lalu siapa yang harus disalahkan, anak-anak, orang tua atau media sosialnya? Menerapkan standard usia minimum pada media sosial rasanya kurang efektif untuk menjauhkan ABG-ABG ini dari media sosial dan orang tua pun tidak bisa selamanya memantau seluruh aktivitas online anak-anaknya.

Mengajarkan seorang murid di sekolah mengenai bahaya-bahaya yang bisa didapat dari media sosial bisa saja dijadikan kurikulum untuk diajarkan para guru. Namun apakah cara itu efektif? Banyak para gadis dan pemuda di bawah umur yang haus akan perhatian dan bisa mendapatkannya secara online hal ini tentunya selalu akan menjadi sasaran empuk bagi para cyber predator. Mereka akan dengan mudahnya memangsa mereka tanpa ragu.

Fakta bahwa media sosial sudah menjadi sarana penting bagi kita untuk terkoneksi dan berkomunikasi dengan dunia luas, namun efek-efek negatif yang dihadirkan tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Nilai yang ditawarkan oleh media sosial adalah koneksi, dengan kemampuan memberikan koneksi ke dunia yang lebih luas yang tidak bisa ditawarkan oleh cara-cara tradisional, media sosial memiliki pesona yang memikat siapapun termasuk anak-anak di bawah usia. Sekuat apapun usaha orang tua untuk melarang anaknya bermain media sosial selalu ada cara mereka untuk sembunyi-sembunyi mengaksesnya. Nah, ide brilian Cody Persin dalam video project-nya ini bisa lebih efektif digunakan bagi orang tua yang ingin mengedukasi anak-anaknya akan bahaya cyber predator di media sosial dan resiko yang mengikutinya. Semoga anak-anak kita selalu terlindungi dari bahaya yang mengintai mereka!

Related Posts