10 Tim e-Sports Terbesar di Media Sosial

Sepertinya bukan rahasia lagi bahwa perkembangan industri e-Sports di Indonesia, bahkan dunia semakin berkembang. Terlebih dengan adanya turnamen e-Sports bertaraf internasional menjadikan salah satu industri yang menjanjikan ini terus dibicarakan dan semakin membesar gaungnya.

Terlebih, banyak media mainstream seperti portal berita online yang mengabarkan berbagai perkembangan e-Sports yang semakin menjadikan industri ini tetap menjadi salah satu informasi yang menarik untuk dicari. Namun peranan media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, YouTube, hingga TikTok yang paling terasa untuk perkembangan e-Sports.

Atas dasar itulah, tim-tim e-Sports di dunia seperti berlomba-lomba untuk meraih traffic dan followers di media sosial. Karena dari sana juga sponsor untuk meraup keuntungan berasal.

Sebuah perusahaan asal AS yang bergerak di bidang pengukuran media sosial berbasis audiens, Shareablee, akhir 2020 lalu memberikan data terkait 10 tim e-Sports terbesar di dunia berdasarkan total aktivitas/interaksi di media sosial.

Yang megagetkan adalah, ada salah satu tim e-Sports asal Indonesia yang masuk dalam daftar ini. Berikut telah kami urutkan dari peringkat terbawah hingga teratas.

  1. Team Vitality

Tim e-Sports asal Prancis ini dibentuk Agustus 2013 oleh Fabien Devide dan Nicolas Maurer. Berkat performa apiknya saat bertanding di turnamen League of Legends, Team Vitality berhasil mengumpulkan 9 juta aktivitas di media sosial di sepanjang 2020.

  1. PaiN Gaming

Tim e-Sports asal Brasil yang didirikan mantan pro palyer DotA 2, Arthur “PAADA” Zarzur, berhasil ada di peringkat 8 dengan 11,1 juta aktivitas selama 2020. PaiN Gaming diketahui selalu berkompetisi di Campeonato Brasileiro de League of Legends (CBLOL), liga profesional top Brasil untuk permainan tersebut.

  1. Fnatic

Tim e-Sports asal London, Inggris ini memiliki pemain dari seluruh dunia. Sejak didirikan 23 Juli 2004, Fnatic yang mengumpulkan 12 juta aktivitas di medsos ini berkompetisi untuk game Apex Legends, Counter-Strike: Global Offensive, Dota 2, FIFA, Heroes of the Storm, League of Legends, Valorant dan Rainbow Six Siege.

  1. Team Secret

Dibentuk akhir 2014 oleh dua mantan atlet Fnatic, BigDaddy dan Fly, kini Team Secret menjadi salah satu tim e-Sports terbesar di dunia. Team Secret yang dikenal lewat tim DotA 2 ini berhasil mengumpulkan total 12 juta aktivitas di medsos.

  1. Made in Brazil (MIBR)

Made in Brazil (MIBR) adalah tim e-Sports profesional dengan para pemain yang bersaing dalam game Counter-Strike: Global Offensive dan Rainbow Six: Siege dari Tom Clancy. Tim yang didirikan pada 1 Maret 2003 di kota Rio de Janeiro ini berhasil mengumpulkan 12,1 juta aktivitas selama 2020.

  1. Team SoloMid (TSM)

Salah satu tim e-Sports terbesar di AS, TSM, berada di peringkat 9 setelah berhasail mengumpulkan 12,4 juta engagement. Tim yang didirikan pada September 2009 oleh Andy “Reginald” Dinh ini hingga kini masih bersaing di game League of Legends, Apex Legends, Valorant, Hearthstone, Super Smash Bros., Fortnite, PlayerUnknown’s Battlegrounds, PUBG Mobile, Tom Clancy’s Rainbow Six Siege, dan Magic: The Gathering Arena.

  1. NRG

NRG e-Sports adalah tim e-Sports profesional AS yang berbasis di Los Angeles, California. NRG bermain dalam game Apex Legends, Call of Duty, Clash Royale, Dragon Ball FighterZ, Fortnite, Gears of War, Hearthstone, Overwatch, Rocket League, dan Valorant, di 2020 lalu, NRG berhaisl mengumpulkan 14,2 juta aktivitas di medsos mereka

  1. RRQ

Rex Regum Qeon (RRQ) merupakan salah satu tim e-Sports terbesar di Indonesia yang menaungi 6 divisi game, yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Valorant, FIFA, dan Fortnite. Didirikan sejak 2013, RRQ telah memenangkan lebih dari 200 turnamen e-Sports nasional maupun internasional. Mereka ada di peringkat ketiga tim e-Sports terviral, dengan 26,5 juta aktivitas medsos pada tahun lalu.

  1. G2

G2 e-Sports adalah salah satu tim Eropa yang didirikan 24 Februari 2015 dan berkantor pusat di Berlin, Jerman. Hingga kini, mereka mengikuti sejumlah turnamen game seperti League of Legends, Valorant, Counter-Strike: Global Offensive, Hearthstone, Rocket League, Rainbow Six Siege, dan iRacing. Mereka berhasil mengumpulkan 38,1 juta engagement di medsos, dan berada di peringkat kedua tim e-Sports terbesar di medsos.

  1. FaZe Clan

FaZe Clan didirikan 30 Mei 2010 dan kini berpusat di Los Angeles, AS. Tim ini memiliki pemain dari seluruh dunia yang menaungi beberapa game populer, seperti Call of Duty, Counter-Strike: Global Offensive, PlayerUnknown’s Battlegrounds, Tom Clancy’s Rainbow Six Siege, FIFA, Valorant, Fortnite Battle Royale, dan Rocket League. FaZe Clan berhasil memuncaki tim e-Sports terbesar di medsos dengan mengumpulkan 142,9 juta percakapan.

Related Posts